Rumah Pintar Berantas Buta Aksara

GUNUNGKIDUL— Ketua Umum Rumah Pintar Nasional, Okke Hatta Rajasa mengukuhkan sejumlah pengurus Rumah Pintar DIY masa bakti 2016-2021 di Rumah Pintar Nuraini, Jeruksari, Wonosari, Gunungkidul. Pengukuhan tersebut dihadiri oleh sejumlah petinggi, antara lain Bupati Gunungkidul, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY.

rumah-pintar-harian-jogjaBupati Gunungkidul, Badingah, Dalam sambutannya mengungkapkan keberadaan rumah pintar di Gunungkidul menjadi salah satu solusi efektif untuk mendukung program pemerintah yakni pemberantasan tuna aksara dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan kenyamanan dalam belajar, khususnya untuk anak-anak usia dini yang belum sempat mendapatkan pendidikan formal. Selain itu dengan adanya Rumah Pintar dapat mengkomunikasikan permasalahan yang ada di lapangan. “Pendidikan di Gunungkidul sebenarnya sudah melalui proses yang baik, namun kami akan terus melakukan perbaikan terhadap permasalahan-permasalahan pendidikan. Misalnya seperti pemberantasan buta aksara, pemerataan kesempatan dan meningkatkan mutu pendidikan dalam hal kualitas maupun kuantitas, itu yang masih menjadi tantangan,” lanjutnya.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Non Informal dan Informal (PNFI) Disdikpora DIY, Mulyati Yuni Pratiwi mengungkapkan bahwa dengan adanya Rumah Pintar DIY di Gunungkidul diharapkan dapat membantu meningkatkan minta baca masyarakat, khususnya di Gunungkidul. “Dengan pelantikan pengurus ini kami berharap menjadi bagian dari proses percepatan dalam mengentas tuna aksara di Gunungkidul. Selain itu, menurutnya, Rumah Pintar yang tersebar hanya di empat Kabupaten di Jogja, antara lain Gunungkidul, Sleman, Bantul, dan Kulonprogo telah menunjukkan kinerja yang membanggakan," sebutnya.

Hal tersebut diwujudkan dengan prestasi pada tahun 2015 lalu Rumah Pintar DIY yang diwakili oleh Rumpin Pijoengan menunjukkan prestasi dengan menjadi juara I lomba Rumah Pintar tingkat Nasional. Dengan prestasi tersebut ia mengatakan DIY sering menjadi salah satu rujukan berbagai kota dan provinsi untuk studi banding. “Dengan pelantikan ini mudah-mudahan dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh masyarakat. Salah satunya dengan pemberian pembelajaran secara non formal,” tutupnya.

Harianjogja.com (Agam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *